Melangkah Bagi Generasi

2 07 2008

Barangkali, apa yang dilakukan Herman Wenas adalah sebuah cara yang unik untuk menggugah dunia dalam upaya membantu anak anak Indonesia yang kurang mampu untuk mendapatkan pedidikan yang layak. Tekadnya untuk memecahkan rekor dunia dengan berjalan kaki sejauh 40.000 km akan diselesaikannya dengan menjelajahi negara negara seperti Korea, Jepang, New Zealand, Kanada, USA, dan Eropa.

Di Korea, ia memulai perjalanannya dari Busan pada tanggal 27 Mei 2008 dan diakhiri di titik terakhir, KBRI Seoul pada tanggal 29 Juni 2008 dengan menempuh jarak 700 km. Dengan membawa spanduk dukungan yang berasal dari berbagai elemen masyarakat Indonesia dan Korea, ia berjalan menyusuri jalan negeri ginseng ini dibawah teriknya matahari tanpa kenal lelah. Tiba di KBRI Seoul pukul 17.00 Herman yang didampingi oleh para voluntir langsung disambut oleh Bapak Foster Gultom, Minister Counselor (Charge d’Affaires a.i) KBRI Seoul dengan penuh hangat.

Bapak Foster Gultom dalam sambutannya sangat berbangga terhadap usaha Herman dalam memajukan pendidikan di Indonesia. Ia menambahkan, Herman yang seorang pengusaha, dimana kehidupannya sudah berkecukupan, mau bertualang demi cita citanya yang mulia. KBRI Seoul memberikan dukungan penuh terhadap apa yang dilakukan oleh pria berusia 39 tahun ini.

Read the rest of this entry »





Peran Prioritas Industri Air Conditioning dan Refrigerasi di Indonesia

15 02 2008

Oleh : Agus Pamitran, Pelajar Indonesia di Chonnam National University, Korea

Dalam study tentang design ada sebuah hipotesis yang menerangkan empat koordinat solusi, yaitu solusi non-fungsional, fungsional, memuaskan, dan optimal. Dikatakan non-fungsional adalah bila ingin dibuat suatu perangkat tapi perangkat yang dibuat tersebut tidak bisa berfungsi sebagaimana designnya. Bila perangkat yang dibuat tersebut bisa bekerja dalam tingkat kemampuan kerja minimum, maka ia berada dalam koordinat solusi fungsional. Bisa disebut memuaskan bila perangkat yang dibuat mampu memberikan kepuasan pada penggunanya. Sedangkan optimal adalah bila perangkat tersebut mampu bekerja secara optimal dalam beberapa aspek yang terkait dengannya. Dari keempat koordinat solusi dalam hipotesis tersebut, industri Air Conditioning dan Refrigerasi (AC&R) di Indonesia secara umum saat ini bisa dianggap masih berada pada koordinat fungsional. Ini bukan lebih karena Indonesia ketinggalan dalam teknologi AC&R, tapi lebih karena masih sangat tidak berimbangnya ratio peran AC&R yang ada dibandingkan dengan potensi perannya.

Read the rest of this entry »





Anda mencari Beasiswa ke Korea?

31 01 2008

Pengumuman

Dikarenakan banyaknya komentar yang menanyakan perihal beasiswa dan agar menghilangkan kesan bahwa PERPIKA tidak menanggapi komentar yang disampaikan pengunjung tersebut, maka dengan ini kami umumkan sekali lagi bahwa kami bukan lah organisasi penyedia beasiswa. Yang bisa kami lakukan hanyalah menyebarkan informasi tentang beasiswa jika ada yang kami peroleh. Untuk mencari beasiswa, silakan gunakan berbagai situs web yang sudah disediakan oleh pemerintah Korea, seperti:

http://www.studyinkorea.go.kr
http://www.korea4u.org
http://www.kf.or.kr
http://groups.yahoo.com/group/beasiswa (milis beasiswa yg dikelola oleh pelajar Indonesia di seluruh dunia)

Dan berbagai macam website lain yang bisa anda temukan dengan mudah lewat situs pencari seperti www.google.com

Atau jika anda ingin bertanya lebih detail mengenai program studi di universitas tertentu, anda bisa bertanya secara langsung kepada anggota Perpika yang tertera pada page profil.

Terima kasih atas perhatiannya

Humas PERPIKA





Conference of Indonesian Student Association in Korea (CISAK) 2008

27 01 2008

Conference of Indonesian Student Association in Korea (CISAK) 2008

Background

Strategic partnership declaration between Indonesia and Korea that has been signed by the presidents of both countries gave new era for Indonesia-Korea relation. As stipulated in the “Joint Declaration on Strategic Partnership to Promote Friendship and Cooperation in the 21th Century,” both countries agree to enhance and develop the existing bilateral relations into 32(thirty two) fields of cooperation encompassing political and security; economy, trade and investment; and socio-culture. In order to realize those partnerships, it is needed understanding and supporting from all components.

Conference seems to be the right way to achieve above objective, since we can share thinking based on our expertise point of view. In fact, the same conference has been held organized by Indonesian Embassy in August 28 2007. However, the scope of conference was not covering for students or researchers. Realizing the importance of the above aspects, as part of Indonesian society in Korea, Indonesian Student Association in Korea, hereinafter called PERPIKA, is trying to hold a the first conference called “Conference of Indonesian Student Association in Korea (CISAK) 2008”. The CISAK 2008 will be held in conjunction with the annual PERPIKA meeting.

Read the rest of this entry »